Senin, 03 Januari 2011

10 Film paling menghibur di 2010

Lebih dari 300 film telah beredar di tahun 2010 baik itu hadir melalui bioskop, DVD ataupun event festival dan sebagian besar ditelurkan dari produksi Hollywood. Sama dengan tahun 2009 hollywood masih menunjukkan kemandulan dalam hal kreativitas dan orisinalitas cerita. Banyak film dibuat dengan remake, sekuel ataupun reboot dan parahnya sebagian besar hasilnya tidak sebaik dengan film sebelumnya atau aslinya dan ini sepertinya masih berlanjut ke tahun 2011. mereka hanya mengandalkan nama-nama bintang besar dan special effect.

Ekspektasi besar saya terhadap beberapa film ditahun 2010 ternyata hasilnya mengecewakan seperti Iron Man, Robin Hood, Alice in Wonderland, Knight and Day dan Clash of Titans. Akan tetapi ada beberapa film diluar dugaan sangat memuaskan seperti Inception dan Kick ass.

Banyak faktor yang mempengaruhi puas atau tidaknya sebuah tontonan bukan hanya dari sisi filmnya tapi dari sisi penontonnya itu sendiri antara lain faktor :
- Selera
- Ekspektasi
- Mood saat nonton
- Medianya (bioskop atau DVD)

Jadi sebuah film bisa menghibur atau tidak penilainnya cendrung lebih subjektif dan personal

Inilah 10 film di tahun 2010 yang menurut saya memuaskan dan sangat menghibur

1. INCEPTION
Salah satu karya masterpiece Christopher nolan yang menawarkan sesuatu yang fresh dan brillian walaupun tidak begitu orisinil akan tetapi ditangan nolan terlihat orisinil dengan visualisasi sangat mengagumkan. Film Inception boleh saya bilang merupakan sebuah pencapaian kesempurnaan suatu karya seni film. Penggabungan unsur naratif dan sinematik yang ciamik. Penuturan cerita yang tersrtuktur dengan dialong–dialog mengalir cepat yang tidak terlepas dari kecermatan editing.


2. KICK-ASS
Penggarapan berbeda dengan pakem kebanyakan super hero lainnya. Terlihat tidak seserius film hero lainnya tapi sangat mengibur terutama penampilan Chloe Moretz. beberapa adegan action yang disuguhkan terlihat berlebihan dan banyak kejutan tetapi saya bisa menikmati.


3. MY NAME IS KHAN
Kisah yang mengharukan. Cara pandang teroris dari seorang imgran asal India muslim yang mengidap sindrom asperger.


4. HACHIKO: DOG'S STORY
Sama dengan dengan My Name is Khan film ini yang bikin mata saya berkaca-kaca. Dengan tokoh sentral seorang anjing bernama Hachiko. Akting dan ekspresinya yang alami dan kita akan terbawa hanyut apa yang dirasakan Hachiko. Film ini yang merupakan remake dari film jepang buatan tahun 1987.


5. SHUTTER ISLAND
Kerjasama keempat kalinya antara sutradara Martin Scorsese dan Leonardo di caprio yang diangkat dari sebuah novel karya Dennis Lehane menyuguhkan drama psikologi thriller yang cukup kental. Ending yang mengejutkan dan menyisakan pertanyaan.


6. GHOST WRITER
Film garapan sineas veteran Roman Polanski berkolaborasi dengan dua aktor besar inggris Pierce Brosnan dan Ewan McGregor. menyuguhkan Suspene Thriller, dengan plot ceritanya penuh teka-teki dan memaksa saya untuk tidak melewatkan aspek-aspek yang ada di film tersebut yang bikin kita terkecoh. Sebagian tokoh didalamnya mempunyai karakteristik yang penuh misteri dan abu-abu.


7. RED
Dari sisi cerita terbilang biasa saja tetapi daya tarik film ini adalah penampilan dari bintang yang tidak muda lagi apalagi untuk bergenre Action. RED berhasil menyuguhkan sebuah film penuh aksi dan menegangkan dimana adegannya sendiri disesuaikan dengan “kapasitas” fisik pemeranya sehingga mereka terlihat lincah dan energik serta bumbu komedi yang cukup segar sehingga film ini enak ditonton.


8. SOCIAL NETWORK
Menyuguhkan sisi kelam sang pencipta Jejaring sosial termasuk konflik didalamnya. Intensitas cerita cukup terjaga dari awal sampai akhir dengan alur cerita flash back dan fincher Memang piawai dengan alur yang satu ini. Skenario yang dibuat Aaron Sorkin berhasil divisualisaikan dengan dialog-dialog yang solid, cepat dan cerdas.


9. UP IN THE AIR
Sutradara Jason Reitman memang piawai mengangkat satu kisah tentang problematika kehidupan yang umum dialami sebagian manusia menjadi suatu jalinan kisah yang manarik dan menggelitik. Ceritanya sendiri diadaptasi dari sebuah novel karya Walter Kim. menawarakan satu pesan moral tanpa harus menggurui. tokoh sentral Ryan Bingham diperankan dengan baik oleh George clooney sebagai seorang eksekutif yang arogan yang sebenarnya jiwanya rapuh.


10. THE A TEAM
Film yang diadapati dari serial TV terkenal di era 80-an saya anggap berhasil membuat sebuah film bergenre Action Comedy yang sangat menghibur, dari awal sampai akhir dipenuhi dengan aksi laga yang gila dan diselingi humor-humor yang segar dengan plot cerita yang mengalir cukup baik. Karakter dari tokoh The A Team berhasil dibangun dan diperankan oleh empat aktor tadi dan pas sesuai dengan aslinya.

Read More..

Selasa, 21 Desember 2010

TRON Legacy in 3D

Pemain : Jeff Bridges, Garrett Hedlund, Olivia Wilde, Bruce Boxleitner, Cillian Murpy, James Frain, Michael Sheen.
Sutradara : Joseph Kosinski
Penulis : Edward Kitsis, Adam Horowitz
Musik : Daft Punk
Produser : Sean Bailey, Bruce Franklin, Steve Gaub, Donald Kushner
Durasi : 127 menit
Estimasi biaya : $ 300,000,000
Rilis di Indonesia : 17 Desember 2010
Genre : Action, Adventure, Sci Fi
Sinematografi : Claudio Miranda
Studio : LivePlanet
Distributor : Walt Disney Pictuces


Hampir lebih dari dua puluh tahun Sam Flyn (Garrett Hedlund) mencari keberadaan ayahnya Kevin Flynn (Jeff Bridges) yang hilang secara misterius. Kevin adalah seorang perancang video games terkenal di era 80-an sekaligus pendiri perusahaan game ENCOM. Sam diberitahu sahabat ayahnya Alan Bradley (Bruce Boxleitner) bahwa dia menerima sebuah sinyal dari Kevin melalui sebuah pager. Pencarian dimulai dengan Sam mengunjungi pusat permainan milik Kevin yang sudah lama ditinggalkan. Dengan dibantu Quorra (Olivia Wilde), Sam dan Kevin berpetualang mengarungi alam semesta visual digital dan mereka harus menghadapi pertarungan ala gladiator didunia virtual.

sebelumnya saya menyaksikan film Tron yang dirilis tahun 1982 lewat donlotan. Dengan rentang waktu hampir tiga dekade saya bisa melihat sekaligus membandingkan bagaimana tekhnologi khususnya bidang perfilman berkembang sangat pesat. Keduanya menghadirkan sebuah konsep visualisasi dunia virtual khususnya dunia game dengan tampilan yang jauh berbeda.

Cerita yang sederhana dengan alur kisah yang memang tidak menjanjikan apa-apa akan tapi mata dan telinga penonton akan dimanjakan dengan sebuah sajian visual yang cukup memukau yang menghadirkan sebuah lanskap dunia virtual lengkap dengan kendaraan seperti motor, mobil dan pesawat yang didesain secara futuristik. Tapi sayang, film yang diformat dengan 3D terasa tidak begitu optimal dan efeknya tidak begitu terasa padahal film ini dibuat memang khusus dengan kamera 3D bukan konversi.

Kehadiran bintang utama Jeff Bridges cukup menolong film ini dari sebuah rangkaian kisah yang terasa hambar, apalagi jeff dengan dengan kloningnya yang dibuat lebih muda berkat bantuan CGI jadi terlihat begitu sempurna.
Scoring yang digarap Daft Punk dengan sentuhan musik kombinasi aliran new wave, art Rock dan musik digital cukup mendukung untuk sebuah konsep virtual games movies.

Dengan ekspektasi yang dibangun serendah mungkin setidaknya membantu saya untuk tidak terjerumus dalam kekecewaan terhadap film ini.

untuk melihat foto dan trailer klik disini yang saya posting beberapa bulan yang lalu

RATING

Read More..

Selasa, 14 Desember 2010

NOMINASI GOLDEN GLOBE KE 68

The Hollywood Foreign Press Association selasa malam( 14/12/2010) telah mengumumkan film-film yang masuk nominasi untuk ajang Golden Globe ke-68 di Los Angeles Amerika serikat.
film yang berkisah tentang Raja George ke-VI bertajuk King's Speech mendominasi perolehan nominasi sebanyak 7 kategori disusul dengan film garapan David Fincer Social Network sebanyak 6 kategori. Ajang yang disebut-sebut sebagai ajang pemanasan menuju piala oscar ini akan diselanggarakan pada tanggal 16 Januari 2011 yang akan dipandu oleh aktor sekaligus komedian Inggris Ricky Gervais
Sementara aktor senior Robert Deniro akan menerima penghargaan cecil B DeMille. Berikut Daftar yang masuk nominasi Golden Globe ke-68 :

Film Terbaik - Drama :
1. Black Swan
2. The Fighter
3. Inception
4. The King's Speech
5. The Social Network

Pemeran Utama Wanita - Drama :
1. Halle Berry – Frankie and Alice
2. Nicole Kidman – Rabbit Hole
3. Jennifer Lawrence – Winter's Bone
4. Natalie Portman – Black Swan
5. Michelle Williams – Blue Valentine

Pemeran Utama Pria - Drama :
1. Jesse Eisenberg – The Social Network
2. Colin Firth – The King's Speech
3. James Franco – 127 Hours
4. Ryan Gosling – Blue Valentine
5. Mark Wahlberg – The Fighter

Film terbaik - Komedi atau Musikal :
1. Alice in Wonderland
2. Burlesque
3. The Kids Are All Right
4. Red
5. The Tourist

Pemeran Utama Wanita - Komedi atau Musikal :
1. Annette Bening – The Kids Are All Right
2. Anne Hathaway – Love And Other Drugs
3. Angelina Jolie – The Tourist
4. Julianne Moore – The Kids Are All Right
5. Emma Stone – Easy A

Pemeran Utama Pria - Komedi atau Musikal :
1. Johnny Depp – Alice in Wonderland
2. Johnny Depp – The Tourist
3. Paul Giamatti – Barney's Version
4. Jake Gyllenhaal – Love And Other Drugs
5. Kevin Spacey – Casino Jack

Pemeran Pendukung Wanita :
1. Amy Adams – The Fighter
2. Helena Bonham Carter – The King's Speech
3. Mila Kunis – Black Swan
4. Melissa Leo – The Fighter
5. Jacki Weaver – Animal Kingdom

Pemeran Pendukung Pria :
1. Christian Bale – The Fighter
2. Michael Douglas – Wall Street: Money Never Sleeps
3. Andrew Garfield – The Social Network
4. Jeremy Renner – The Town
5. Geoffrey Rush – The King's Speech

Fim Animasi :
1. Despicable Me
2. How To Train Your Dragon
3. The Illusionist
4. Tangled
5. Toy Story 3

Film Berbahasa Asing :
1. Biutiful (Mexico, Spain)
2. The Concert (France)
3. The Edge (Russia)
4. I Am Love (Italy)
5. In A Better World (Denmark)

Sutradara :
1. Darren Aronofsky – Black Swan
2. David Fincher – The Social Network
3. Tom Hooper – The King's Speech
4. Christopher Nolan – Inception
5. David O. Russell – The Fighter

Penulis Skenario :
1. Simon Beaufoy, Danny Boyle - 127 Hours
2. Christopher Nolan - Inception
3. Stuart Blumberg, Lisa Cholodenko - The Kids Are All Right
4. David Seidler - The King's Speech
5. Aaron Sorkin - The Social Network

Penata Musik :
1. Alexandre Desplat - The King's Speech
2. Danny Elfman - Alice in Wonderland
3. R. Rahman - 127 Hours
4. Trent Reznor and Atticus Ross - The Social Network
5. Hans Zimmer - Inception

Dari sejumlah nominasi hanya sebagian film yang telah dirilis resmi dibioskop-biokop tanah air diantaranya : Inception, Social Network, Alice in Wonderland, All Street: Money Never Sleep, Red, semua film animasi kecuali the illusionist

*) Tanda Tebal : Nominasi yang dijagokan oleh saya.


Read More..

Minggu, 12 Desember 2010

THE NEXT THREE DAYS

Pemain : Russel Crowe, Elizabeth Banks, Liam Nesson, Ty Simpkins,Helen Carey, Brian Dennehy
Sutradara : Paul Haggis
Penulis : Paul Haggis, Fred Cavayé and Guillaume Lemans
Musik : Danny Elfman, Alberto Iglesias
Produser : Olivier Delbosc, Paul Haggis, Anthony Katagas, Agnès Mentre
Durasi : 122 Minutes
Estimasi biaya : $ 35,000,000
Rilis di Indonesia : 10 Desember 2010
Genre : Drama Thriller
Sinematografi : Stéphane Fontaine
Studio : Highway 61 Film
Distributor : Lionsgate


Paul Haggis adalah salah satu sineas Hollywood yang mumpuni, film Crash yang disutradarinya berhasil terpilih sebagai film terbaik diajang Oscar tahun 2006 dan penulis terbaik untuk film Million Dollar Baby. Selain itu Haggis menulis untuk dua terakhir film james Bond Casino Royale dan Quantum of Solace. Berbekal prestasi diatas setidaknya ini sebuah jaminan untuk karya terbarunya The Three Next Days.

Mengangkat kisah John Brennan (Russel Crowe) seorang guru yang berjuang mengeluarkan istrinya dari penjara karena tuduhan pembunuhan atasannya. John berkeyakinan istrinya tidak melakukannya. John hanyalah seorang manusia biasa yang terpaksa harus melakukan sesuatu diluar kemampuannya: melanggar hukum dan menyentuh ranah kriminalitas. Memulai usahanya berbekal tips dari seorang mantan narapidana yang beberapa kali berhasil kabur dari penjara Damon Panington (liam nesson).
Kekuatan cinta kepada sang istrilah semua ini john lakukan, hampir selama tiga tahun berjuang penuh pengorbanan. Harta, karier, bahkan keselamatan diri dan keluarga semua dipertaruhkan.

Cerita yang sederhana Separuh awal berjalan agak lambat dan berfokus pada pengembangan karakter Tokoh John, karakter yang dibangun Haggis begitu detail. walau ritme sedikit lambat tapi menarik untuk disimak. Dengan minim pengalaman bagaimana john menyusun sebuah rencana dan pekerjaan yang dilakukan oleh seorang amatiran. Tensi ketegangan mulai meningkat saat john membebaskan Lara dari penjagaan yang ketat dan terjaga samapai akhir film, dibagian inilah Haggis menyuguhkan drama thriller sesungguhnya. Chemistry antara Russell Crowe dan Elizabeth Banks mulai terasa.

Russell Crowe masih manunjukan kemampuan akting yang berkualitas dan kemampuan ini sanggup diimbangi oleh pasangan mainnya Elizabeth Banks. walau hanya tampil sesaat penampilan Liam Nesson setidaknya mampu memberikan warna tersendiri. Terlalu fokus dengan karakter john membuat aktor-aktris pendukungnya terasa terabaikan kecuali Elizabeth Banks dan Ty simpkins.

Walaupun Paul Haggis belum mampu menyuguhkan film se-kualitas crash tapi setidaknya The Next Three Days mampu menyajikan sebuah tontonan yang sangat menghibur


Read More..

Rabu, 08 Desember 2010

Post Festival INAFFF 2010

Selesai diselenggarakan pada bulan November 2010 yang lalu, INAFFF (Indonesia International Fantastic Film Festival) telah sekali lagi berhasil memuaskan kehausan para fanatic genre film Horror, Thriller, Sci Fi, Fantasy dan Anime.

Di Jakarta pada tanggal 16 -21 November, dan di Bandung pada tanggal 26-28 November 2010 INAFFF bersama kurang lebih 11000 fans sejati genre tersebut berhasil menikmati rangkaian acara yang dimulai dari Opening hingga Closing. Perubahan system penjualan tiket yang terjadi juga memberi banyak kemudahan untuk para penonton dalam pembelian tiket. Surpise movie yang digelar pada tanggal 20 November habis dalam waktu 3 jam setelah penjualan tiket dimulai. Penjualan Surprise Movie dengan auditorium tambahan pun memberikan surprise yang sama. Perkembangan pemilihan film pun berubah, di edisi ke 4 kali ini, jumlah penonton yang memadati auditorium tempat diputarnya film film pendek LA Lights dan film utama INAFFF mendapatkan prosentasi yang sama. Jumlah Occupancy Rate (kepadatan penonton) pun meningkat dari tahun sebelumnya menjadi 80%.

Tahun ini tidak lagi hanya genre atau satu dua film yang menjadi sorotan focus para penonton, kehausan dan ke-aktif-an para penonton dalam mencari informasi menjadi satu hal yang menjadi surprise tersendiri, film-film Scandanavian seperti DETOUR/ SNARVEIN (Norwey). RAMMBOCK (German), CORRIDOR & PSALM 21 (Swedia) dan film MILLENIUM TRILOGY ( Sweden ) adalah film yang menjadi pilihan. Film – film dari Negara Sakura seperti RED LINE produksi terbaru dari Mad House, TIME TRAVELLER: The Girl Who Leapt Through Time pun menjadi pilihan utama para penonton.
Sangat mengejutkan bahwa tahun ini dua film bersaing untuk mendapatkan Audience Award sebuah polling dimana para penonton berkesempatan untuk menyuarakan pendapat mereka untuk film yang mereka tonton, The Clinic (Australia) dan Time Traveller (Japan) adalah 2 film yang bersaing ketat dalam perolehan suara. Audience Award tahun ini dimenangkan oleh film The Clinic, dengan perbedaan angka tipis.

Workshop yang digelar tahun ini pada tanggal 20 November 2010 mendapatkan perhatian yang intensif dengan peserta yang lebih spesifik, yakni mereka yang menyukai fotografi dan film. Diana Putri dan Alexander Hartawan adalah dua pembicara yang membantu mensukseskan workshop dengan tema “Photography Workshop – Capturing Horror” Peserta workshop yang berjumlah 100 orang mendapatkan kesempatan untuk sharing mengenai dua bidang tersebut selama 2 jam.

Festival Guest tahun ini adalah TORSTEN HVAS, salah satu penulis film REYKJAVIK WHALE WATCHING MASSACRE (RWWM) ( Iceland). Torsten terbang khusus dari Denmark untuk membuka film nya dan berkomunikasi langsung dengan para penonton.

Berbagai hadiah pun turut memanjakan penonton INAFFF selama festival berlangsung baik di Jakarta dan Bandung . Berbagai macam hadiah seperti pin, t shirt, goodie bags, camera Sony CyberShot, JBL Speaker dan berbagai hadiah lainnya dibagikan selama festival sebagai bentuk terimakasih INAFFF kepada semua pihak yang telah mendukungnya.

Kedekatan dua arah dengan penonton, kekakuan yang ditiadakan, dan kebebasan berekspresi menciptakan nuansa seru, ramah dan penuh kejutan, adalah karakter yang selalu akan dibawa INAFFF 2010 setiap tahun dan di tahun-tahun yang akan datang diharapkan jiwa ini akan mengakar kuat dan meluas hingga menjadikan INAFFF sebagai salah satu festival film di Indonesia yang diperhitungkan di mata dunia Internasional.

Read More..

Rabu, 24 November 2010

UNSTOPPABLE (my review)

Kereta api dengan rangkaian bermuatan bahan kimia beracun dan mudah terbakar melaju kencang tanpa awak, kejadian yang disebabkan kecerobohan masinisnya. Kereta berkode 777 bergerak makin cepat dan bagaikan monster menghantam benda apa saja yang menghalanginya. Situasi akan semakin berbahaya karena kereta tersebut melaju menuju pemukiman dimana terdapat sebuah tikungan tajam yang bisa menyebabkan kereta tergelincir dan dikhawatirkan muatan akan meledak menghacurkan seluruh isi kota, tidak ada seorangpun yang bisa menghentikan laju kereta tersebut.Frank (Denzel Wasinghton) seorang mekanik kereta api yang akan memasuki masa pensiun dan Will (Chris Pine) seorang kondektur muda adalah orang yang mempunyai kesempatan untuk menghentikan teror ini dan mereka bekerja sama bahu membahu dengan mempergunakan kereta lain.

Tak bisa dipungkiri lagi saya harus membandingkan Unstoppable dengan Taking Pelham 123 (TP 123) yang dirilis setahun yang lalu karena Tony scott menggarap dengan "objek" dan bintang utama yang sama meskipun plot yang berbeda. Unstoppable diangkat berdasarkan kisah nyata sementara TP 123 merupakan film yang diadaptasikan dari novel karya John Godey yang pernah diangkat ke layar lebar tahun 1974. Dari segi cerita TP 123 mempuyai alur cerita yang lebih berbobot dengan dialog yang lebih intens. akting Denzel dan John Travolta lebih tereksplorasi sementara Unstoppable lebih banyak menawarkan aksi laga yang lebih menghebohkan. akan tetapi dua-duanya menjanjikan sebuah sajian penuh ketegangan dari awal sampai akhir.

Tony scott punya cara sendiri dalam meramu semua unsur menjadi sebuah sajian film dengan tensi yang cukup tinggi dan terjaga dari awal sampai akhir. Cara yang menjadi ciri khasnya yaitu dengan permainan kamera yang bergerak cepat dan berputar dengan editing yang pas, gambar-gambar yang ngeblur di scene tertentu, ditambah dengan scoring "beraroma" techno yang digarap komposer langganannya Harry Gregson-Williams.
Tony scott termasuk tipikal sutradara yang tidak mau bereksperimen dan terjebak dengan formula-formula diatas dan ini akan terasa sama "Aura"nya di film Man on Fire, De Javu, Taking Pelham 123. tapi mungkin ini kelebihannya yang tidak bisa ditiru sutradara lain dan sejauh ini pula sajian yang dihadirkan masih bisa dinikmati.

RATING


Read More..

Jumat, 12 November 2010

SKYLINE

Suatu malam dikota los Angeles dikejutkan dengan kemunculan sinar dari atas langit. sinar itu muncul dari sebuah benda menyerupai pesawat ruang angkasa. sinar tersebut menghisap manusia, baru disadari keberadaan benda tersebut mengancam kehidupan dan populasi manusia. Sekelompok anak muda yang selesai berpesta semalaman melihat kejadian tersebut dan mereka berusaha menyelamatkan diri.

Membuat sebuah film penuh dengan special effect dengan hasil bagus tentunya membutuhkan biaya yang tidak sedikit. kalau kita bandingkan dengan film-film sejenis dengan tema yang sama sepertiIndependence Day (1995) yang mempunyai budget 75 juta dollar atau War the World (2005), 132 Juta dollar, tapi untuk film Skyline bujet-nya hanya 10 Juta dollar kurang dari 10% dari War the World, tapi hasilnya tidak begitu mengecewakan dan tidak kalah dengan film-film diatas, bahkan robot bertentakel yang hadir di film ini masih kelihatan lebih bagus dari robot bertentakel yang ada War the World. Bisa jadi karena dengan Collin dan Greg (Strause Brothers) yang baru pertama kali menyutradarai film mempunyai basic sebagai special effect yang telah menangani beberapa film sukses seperti The Day After Tommorow, 300 dan Avatar. Sehingga mereka tahu betul memanfaatkan teknologi yang ada walau dengan bujet terbatas.

Tapi Strause Brothers merupakan pendongeng yang buruk dengan cerita yang lemah dan serba tanggung, sepertinya mereka bingung mesti bagaimana cerita dimulai begitupula mengakhrinya. Plot terfokus kepada 5 orang anak muda dan seorang penjaga apartemen dengan dialog-dialog dan konflik diantara mereka terkesan klise. Justru unsur yang terpenting seperti kepanikan penduduk LA yang terancam keberadaannya serta kehadiran angkatan bersenjata yang berjibaku melawan alien terabaikan begitu saja.

Skyline sepenuhnya dibiayai dari kocek mereka sendiri tanpa melibatkan studio besar, karena dari situs yang pernah saya baca mereka tidak suka dengan aturan-aturan yang diberlakukan yang terlalu birokrat termasuk dengan cara meng-cast aktor-aktrisnya.

Skyline bakal dibikin sekuelnya dan saya berharap untuk berikutnya mempunyai cerita yang lebih menarik, budjet yang lebih besar dan tentunya dibintangi oleh actor-aktris yang mumpuni dan terkenal

RATING

Read More..

Daftar Blog Teman

pump up your life

E2P © 2008 Template by Dicas Blogger.

TOPO