Tampilkan postingan dengan label Classic Movies. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Classic Movies. Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 April 2010

SCARFACE (1983) -- The World is Yours

Sudah banyak film yang mengangkat kisah sepak terjang gangster atau mafia, salah satunya film klasik yang digarap oleh Sutradara Brian de Palma tahun 1983 yang merupakan remake dari cerita asli yang dibuat oleh Howard Hawks yang dibuat tahun 1932. sementara untuk skenario ditulis oleh Oliver Stone. Kisah dengan main character seorang pengungsi asal Cuba bernama Tony Montana yang mencoba meraih mimpi di Negara Amerika Serikat
Bulan Mei 1980 negara Cuba dibawah pemerintahan Fidel Castro membuat kebijakan dengan membuka bebas pelabuhan Mariel dengan tujuan mengirim 125,000 pengungsi Cuba untuk menyatukan kembali dengan keluarga mereka di Amerika Serikat. Dampaknya, Negara Amerika Serikat sebagai Negara impian bagi kaum imigran semakin terbuka. Bagi Tony Montana (Al Pacino) dan Manny Ribera (Steven Bauer) ini merupakan kesempatan dan cita-cita mereka untuk mendapatkan kehidupan lebih baik semakin terbuka luas. Awalnya mereka bekerja pada sebagai kurir Narkoba. Sampai nasib mempertemukan mereka dengan bos mafia Frank Lopez. Karakter Tony yang seorang pekerja keras dan ambisius menjadikan bisnis yang ia bangun melesat cepat.



Kurang pas rasanya kalo film bertema gangster tanpa ada kisah romantisme percintaan, kisah cinta yang dihadirkan tidak kalah menariknya dengan kisah mereka dalam membangun bisnis illegal. Michelle Pfeiffer berperan sangat baik sebagai Elvira Hancock, seorang perempuan yang jadi rebutan 2 bos mafia, begitupula dengan Mary Elizabeth Mastrantonio yang berperan sebagai Gina, Adik Tony yang jadi korban posesif dari sang kakak yang menjalin cinta dengan sahabat kakaknya. Alpacino yang sukses berperan sebagai Michael Corleone di Film Godfather bagi Brian de palma tidak sulit untuk mengarahkannya kembali menjadi Tony Montana karena karena karakter di kedua film tersebut hampir sama. Bagian scene yang saya suka yaitu unjuk rasa para pengungsi terlihat begitu realistis. Sayang, film yang menarik tecoreng oleh dominasi dialog-dialog yang kasar dan kotor serta adegan kekerasan yang ditampilkan lumayan sadis.



Read More..

Jumat, 09 April 2010

MIYAMOTO MUSASHI Part I: Zen & Sword

Takezo dan Matahachi adalah dua orang pemuda yang selamat dalam pertempuran sekigahara melawan Toyotomi Hideyoshi. tak tahan dengan hidup yang luntang lantung akhrinya keduanya memutuskan untuk kembali ke kampung halaman. Karena suatu peristiwa Takezo dan Matahachi berpisah. Matahachi menghilang entah kemana dan Takezo Pulang sendirian. Malang benar nasib takezo pulang kampung bukannya disambut sebagai pahlawan tetapi sebaliknya seisi kampung mencapnya sebagai pembunuh. Takezo ditangkap dan diperlakukan bak penjahat. Seorang gadis teman Matahachi bernama Otsu jatuh cinta pada Takezo dan membantunya kabur. Berkat petunjuk seorang pendeta bernama Takuan yang sebelumnya telah menangkapnya, Takezo bersembunyi disuatu tempat untuk bersemedi dan memulai hidup baru dan berganti nama menjadi Musashi Miyamoto.


Film dengan subjudul Zen and Sword ini diadaptasikan dari novel terkenal karya Eiji Yoshikawa yang merupakan bagian pertama awal terbentuknya seorang Seorang pemuda yang bernama Takezo menjadi seorang musashi yang melegenda di abad Pertengahan.


Sepertinya sang sutradara kurang mengeksplorasi lebih dalam karakter Takezo untuk menjadikan suatu individu yang menarik, sepanjang film yang saya lihat di hanya berteriak, marah, berlari dan transformasi menjadi seorang musashi begitu mudah dan cepat yang awalnya hanya berdasarkan petunjuk seorang pendeta yang pernah menghianatinya. Adegan perkelahian ditampilkan seadanya tanpa ada trik-trik bela diri jepang pada umumnya dan hanya sedikit ditonjolkan kemampuan dan bakat Takezo dalam ilmu bela diri. Tidak diceritakan pula latar belakang Ibu Matahachi mengapa begitu membenci Takezo. Syukurlah kekurangan film ini sedikit termaafkan dengan sinematografi yang cukup baik untuk ukuran tahun enampuluhan, dengan latar belakang panorama pemandangan pedesaan di Jepang yang sangat indah.


Film ini saya saksikan dalam rangkaian pemutaran film-film samurai yang diselenggarakan oleh Japan Foundation bertempat di Hall F Gd. Summitmas I Lt2 Jalan Jendral sudirman, Jakarta tanggal 8,9,15, dan 16 April 2010. atau klik disini

SUTRADARA : Tomu Uchida
PEMAIN : Kinosuke Nakamura, Satomi Oka, Wakaba Irie
TAHUN : 1961
DURASI : 110 Menit

Read More..

Sabtu, 13 Maret 2010

Rosemary's Baby (1968)

Sepasang suami istri Guy Woodhouse (John Cassavetes) dan Rosemary Woodhouse (Mia Farrow) memulai hidup baru dengan menempati sebuah apartemen baru, tak lama kemudian Rosemary hamil. Selama kehamilan rosemary selalu mengalami mimpi buruk, Selain itu banyak kejadian aneh yang menghantui pikirannya seperti kematian beberapa temanya secara misterius, perilaku suami dan tetangganya yang akhir-akhir ini dianggap aneh. Rosemary sendirian mencoba menguak misteri yang menyelimutinya akan tetapi orang-orang disekitarnya menggangap Rosemary berhalusinasi dan mengada-ada. Akhrinya dia baru menyadari bahwa ada kekuatan magis yang berusaha menguasainya. Siapa yang melakukan dan apa tujuannya?


Film bergenre horror klasik ini awalnya merupakan novel karya ira Levin yang kemudian diangkat ke layar lebar oleh sutradara Roman Polanski. Film ini memberikan sentuhan berbeda dari film horor umumnya, lebih menonjolkan unsur psikologis dan kekuatan akting Mia Farrow, bahkan salah satu aktris pendukungnya yang memerankan minnie yang dimainkan oleh Ruth Gordon meraih piala oscar untuk kategori aktris pendukung terbaik. Di paruh awal plot-nya terasa datar dan penuturan cerita yang sederhana tetapi diparuh kedua secara perlahan-lahan dibuka tabir yang menyelimuti mimpi buruk dan kegalauan seorang Rosemary’s walau diakhir cerita tetap menyisakan pertanyaan.


Faktanya lainnya film ini memunculkan satu kisah tersendiri yang terkenal dengan kutukannya, apakah ini suatu kebetulan atau tidak, yang jelas composer musiknya yaitu Krzysztof Komeda tewas akibat penyumbatan otak persis seperti yang terjadi pada salah satu karakter film tersebut yaitu Hutch, produsernya William Castle terkena gagal ginjal selama proses produksi produksi film berlangsung, begitupula dengan sang sutradara Roman Polanski mengalami kejadian sial setelah film ini selesai diproduksi.

Rating : 8,5/10

Read More..

Daftar Blog Teman

pump up your life

E2P © 2008 Template by Dicas Blogger.

TOPO