Tampilkan postingan dengan label Non Movies (experience). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Non Movies (experience). Tampilkan semua postingan

Senin, 10 November 2008

Mushola di Mall

Refresing yang murah meriah kalo engga nonton yah jalan-jalan di mall.. btw, pergi ke mall tidak harus selalu belanja kan?. saya selalu pergi bersama istri, tapi tidak setiap weekend, kadang-kadang aja kalo lagi mau. Namanya juga jalan-jalan pastinya tidak sebentar.

Selama di mall kadang kami suka melupakan shalat lima waktu..wah ini yang bikin dosa. Tapi istri saya selalu mengingatkan. pada umumnya mall akan selalu menyediakan fasillitas ibadah untuk umum atau pengunjung. Ironis juga sih mall yang identik dengan kemewahan tapi di sisi lain untuk tempat ibadah fasilitasnya seadanya. Kadang ditempatkan dibasement atau area parkir tanpa berpendingin udara.

Pengalaman waktu hari sabtu kemarin (8/11) agak lain, sewaktu kami jalan-jalan di Pacific Place yang terletak kawasan SCBD Sudirman. Fasilitas ibadah yang disediakan pengelola gedung sama mewahnya dengan mall. Posisinya berada di lantai 2, ber-AC. Saat akan masuk mushola, kami disambut ramah dan ucap assallamualaikum oleh seorang karyawaan mall yang memang khusus bertugas mengelola mushola tersebut. Untuk kaum wanita sudah disediakan mukena yang disimpan di rak dengan rapi. Lantai tempat wudhu dialasi dengan semacam keset plastik sehingga tidak bikin becek dan licin. Begitupula lantai musholanya memakai karpet yang lumayan tebal. Fasilitas yang mewah untuk ukuran musholla membuat sholat kami jadi lebih khusu.

Read More..

Senin, 01 September 2008

Jalan-jalan ke Pacific Place sebelum Puasa

Akhir agustus kemarin saya mendapat complimentary pass dari Blitzmegaplex. Kesempatan tidak saya sia-sia untuk dipergunakan menonton film yang saya tunggu-tunggu Death Race. Saya bersama isteri berencana nonton di Blitz Pacific Place hari sabtu 30 Agustus 2008 untuk pertunjukan pukul 12.00. Dihari yang sama adik dari istri saya (Roni) bersama istrinya akan berkunjung ke rumah. Karena jadwal yang bentrok Akhrinya kita sepakat ketemuan di Jakarta setelah kami nonton.

Kami berangkat dari Bogor dengan penumpang Kereta pukul 09.00. dan perkiraan paling telat pukul 11.00 sudah sampai tujuan. Ternyata perkiraan kami meleset, kereta mengalami keterlambatan, pukul 11:10 baru sampai stasiun Jakarta Kota. Dari situ kami naik busway yang menuju blok M. ahh dasar sial busway yang ditunggu-tunggu tidak kunjung datang, ditunggu kurang lebih 20 menit akhirnya datang juga.

Pas jam 12:00 kami sampai di Blitz PP, pikir saya terlambat 5 menit engga masalah. Setelah didepan loket ternyata film yang kami maksud sudah main sejak pukul 11:45. Pertunjukan selanjutnya pukul 14:15, nonton jam segitu engga mungkin karena harus ketemuan sama Roni. Dengan sedikit terpaksa akhrinya kami nonton film Star wars : The Clone Wars. Film ini merupakan karya masterpiece George Lucas yang dibuat dalam bentuk animasi. Tapi sayang film ini kurang menarik dan sepertinya digarap kurang serius.

Begitu selesai nonton Roni ngasih kabar engga bisa ketemu jam 2 karena cuaca saat itu masih hujan, diundur jadi jam 4 sore. Sambil nunggu dan karena tidak puas dengan Star wars : The Clone Wars akhirnya kami sepakat nonton lagi film yang lain kami pilih Death Race, main pukul 14:15. Kalo dengan film ini kami cukup terhibu, film yang lumayan “gore” penuh dengan adegan kekerasan.

Selesai nonton kemudian kami makan dan ketemu Roni jam 5 sore kami ngobrol panjang lebar sampai pukul 8 malem, trus kami pulang dan nyampe rumah jam 10 malem

Read More..

Rabu, 09 Juli 2008

Motivasi "Bisnis" Sewaktu Masih Bocah

Beberapa hari ini di halaman kantor terlihat seorang bocah usia 11 tahun mondar-mondir menjajakan minuman es teh manis dalam kemasan cup plastik merk "TP". tanpa sungkan-sungkan dia menawarkan ke setiap orang yang lewat dihadapannya. Udara yang panas cukup membantu dia mempermudah jualannya. Selain itu bisa jadi orang2 beli karena belas kasihan atau karena kegigihan tuh bocah, Untuk melepas dahaga cukup merogoh kocek Rp. 2500/cup.

Di sela-sela waktu kosong, saya coba ini bocah "interview" lebih dalam. Dia jualan es teh manis sudah 3 minggu, sebelumnya jualan kue. menurut dia jual minuman lebih cepet dan lebih menguntungkan. Disaat libur sekolah bisa menghabiskan 50 cup /hari. tapi kalo lagi pas sekolah hanya terjual separonya kurang lebih 20 cup/gelas karena paginya harus sekolah. keuntungan buat dia Rp. 500/cup. jadi keuntungan rata-rata 10.000-25.000/hari. lumayan gede untuk seumur 11 tahun. kendala yang dihadapi suka diusir oleh sesama pedagang minuman yang usianya lebih tua dari dia. Wilayah jualannya sekitar wahid hasyim s.d Sarinah.

Keuntungan dia dapat digunakan untuk membiayai sekolah selain untuk uang jajan. Kebetulan tahun ini tuh bocah masuk SMP kelas 1.

Saya pribadi, salut dengan apa yang dilakukan bocah ini. diusia yang masih anak2 harus berjuang sendiri cari uang untuk membiayai sekolah. tanpa disadari ini mendidik anak untuk mandiri.

Sedikit berbeda apa yang dilakukan saya semasa kecil. Sekitar tahun 1983, Saat tinggal di Bandung waktu itu usia menginjak 12 tahun kelas 1 SMP, mencoba "bisnis" juga jadi calo tiket bioskop misbar di wilayah Cicadas tepatnya di bisokop Ramayana (sekarang sudah tutup dan dijadikan toko onderdil mobil). saya memilih bioskop Ramayana selain karena lokasi deket rumah, bioskop ini khusus memutar film-film silat mandarin yang memang lagi laku-lakunya pada masa itu.

"bisnis" ini saya jalankan setiap malam minggu. saat itu tiket yang dijual kalo engga salah Rp. 250,- dan dijual ke calon penonton Rp. 275. dalam semalam bisa terjual rata-rata 10 tiket
Keuntungan didapat dlm semalam yah rata-rata Rp. 250,-. lumayan... untuk menjajakan tiket saya harus bersaing dengan orang2 yang lebih dewasa. Mungkin juga orang beli tiket ke saya karena kasihan.

Motivasi saya "bisnis Calo Tiket" berbeda dengan bocah yang saya ceritakan diatas. keuntungan yang saya dapat dibelikan lagi tiket untuk keperluan saya nonton... yah emang dari kecil hobi saya nonton film.

ini berlangsung tidak lama karena ketahuan ortu.........

Read More..

Rabu, 09 April 2008

Bahasa inggris dengan logat yang aneh

Hari Rabu 9 April 08, seperti biasa setiap sore sy berkunjung lt 22, tiba tiba bos gagian umum menyuruh saya untuk ikut meeting mendengarkan presentasi program sisko iklan. akhrinya sy ikut. Saat itu sudah hadir beberapa orang rekan dari kantor saya. ternyata baru mulai.
yang membawakan presentasi tersebut berasal dari malaysia dengan memakai bahasa Inggris.

saya sangat sulit memahami omongannya, bukannya saya engga ngerti bahasa inggris, tapi logat inggris yang bikin saya engga ngerti, ngomong bahasa inggris dengan logat cina, terpatah-patah dan cepat (terpatah-patah kaya logat irlandia, bukan goyang patah-patah loh.. he..he). tapi kalo bos sy yang ngomong saya bisa nangkap maksud omongannya. pada saat pressentasi dahi sy berkerut terus..(lain keur mikir.. tapi teu ngarti), tapi sy bersyukur modul yang ditampilkan lewat infokus saya bisa ngertidan jelas.

seharusnya pada saat presentasi lebih baik pake bahasa Indonesia karena disitu ada juga orang indonesia dari vendor ybs yang seharusnya mentranslate ke bahasa indonesia.

Read More..

Daftar Blog Teman

pump up your life

E2P © 2008 Template by Dicas Blogger.

TOPO