Selasa, 14 Desember 2010

NOMINASI GOLDEN GLOBE KE 68

The Hollywood Foreign Press Association selasa malam( 14/12/2010) telah mengumumkan film-film yang masuk nominasi untuk ajang Golden Globe ke-68 di Los Angeles Amerika serikat.
film yang berkisah tentang Raja George ke-VI bertajuk King's Speech mendominasi perolehan nominasi sebanyak 7 kategori disusul dengan film garapan David Fincer Social Network sebanyak 6 kategori. Ajang yang disebut-sebut sebagai ajang pemanasan menuju piala oscar ini akan diselanggarakan pada tanggal 16 Januari 2011 yang akan dipandu oleh aktor sekaligus komedian Inggris Ricky Gervais
Sementara aktor senior Robert Deniro akan menerima penghargaan cecil B DeMille. Berikut Daftar yang masuk nominasi Golden Globe ke-68 :

Film Terbaik - Drama :
1. Black Swan
2. The Fighter
3. Inception
4. The King's Speech
5. The Social Network

Pemeran Utama Wanita - Drama :
1. Halle Berry – Frankie and Alice
2. Nicole Kidman – Rabbit Hole
3. Jennifer Lawrence – Winter's Bone
4. Natalie Portman – Black Swan
5. Michelle Williams – Blue Valentine

Pemeran Utama Pria - Drama :
1. Jesse Eisenberg – The Social Network
2. Colin Firth – The King's Speech
3. James Franco – 127 Hours
4. Ryan Gosling – Blue Valentine
5. Mark Wahlberg – The Fighter

Film terbaik - Komedi atau Musikal :
1. Alice in Wonderland
2. Burlesque
3. The Kids Are All Right
4. Red
5. The Tourist

Pemeran Utama Wanita - Komedi atau Musikal :
1. Annette Bening – The Kids Are All Right
2. Anne Hathaway – Love And Other Drugs
3. Angelina Jolie – The Tourist
4. Julianne Moore – The Kids Are All Right
5. Emma Stone – Easy A

Pemeran Utama Pria - Komedi atau Musikal :
1. Johnny Depp – Alice in Wonderland
2. Johnny Depp – The Tourist
3. Paul Giamatti – Barney's Version
4. Jake Gyllenhaal – Love And Other Drugs
5. Kevin Spacey – Casino Jack

Pemeran Pendukung Wanita :
1. Amy Adams – The Fighter
2. Helena Bonham Carter – The King's Speech
3. Mila Kunis – Black Swan
4. Melissa Leo – The Fighter
5. Jacki Weaver – Animal Kingdom

Pemeran Pendukung Pria :
1. Christian Bale – The Fighter
2. Michael Douglas – Wall Street: Money Never Sleeps
3. Andrew Garfield – The Social Network
4. Jeremy Renner – The Town
5. Geoffrey Rush – The King's Speech

Fim Animasi :
1. Despicable Me
2. How To Train Your Dragon
3. The Illusionist
4. Tangled
5. Toy Story 3

Film Berbahasa Asing :
1. Biutiful (Mexico, Spain)
2. The Concert (France)
3. The Edge (Russia)
4. I Am Love (Italy)
5. In A Better World (Denmark)

Sutradara :
1. Darren Aronofsky – Black Swan
2. David Fincher – The Social Network
3. Tom Hooper – The King's Speech
4. Christopher Nolan – Inception
5. David O. Russell – The Fighter

Penulis Skenario :
1. Simon Beaufoy, Danny Boyle - 127 Hours
2. Christopher Nolan - Inception
3. Stuart Blumberg, Lisa Cholodenko - The Kids Are All Right
4. David Seidler - The King's Speech
5. Aaron Sorkin - The Social Network

Penata Musik :
1. Alexandre Desplat - The King's Speech
2. Danny Elfman - Alice in Wonderland
3. R. Rahman - 127 Hours
4. Trent Reznor and Atticus Ross - The Social Network
5. Hans Zimmer - Inception

Dari sejumlah nominasi hanya sebagian film yang telah dirilis resmi dibioskop-biokop tanah air diantaranya : Inception, Social Network, Alice in Wonderland, All Street: Money Never Sleep, Red, semua film animasi kecuali the illusionist

*) Tanda Tebal : Nominasi yang dijagokan oleh saya.


Read More..

Minggu, 12 Desember 2010

THE NEXT THREE DAYS

Pemain : Russel Crowe, Elizabeth Banks, Liam Nesson, Ty Simpkins,Helen Carey, Brian Dennehy
Sutradara : Paul Haggis
Penulis : Paul Haggis, Fred Cavayé and Guillaume Lemans
Musik : Danny Elfman, Alberto Iglesias
Produser : Olivier Delbosc, Paul Haggis, Anthony Katagas, Agnès Mentre
Durasi : 122 Minutes
Estimasi biaya : $ 35,000,000
Rilis di Indonesia : 10 Desember 2010
Genre : Drama Thriller
Sinematografi : Stéphane Fontaine
Studio : Highway 61 Film
Distributor : Lionsgate


Paul Haggis adalah salah satu sineas Hollywood yang mumpuni, film Crash yang disutradarinya berhasil terpilih sebagai film terbaik diajang Oscar tahun 2006 dan penulis terbaik untuk film Million Dollar Baby. Selain itu Haggis menulis untuk dua terakhir film james Bond Casino Royale dan Quantum of Solace. Berbekal prestasi diatas setidaknya ini sebuah jaminan untuk karya terbarunya The Three Next Days.

Mengangkat kisah John Brennan (Russel Crowe) seorang guru yang berjuang mengeluarkan istrinya dari penjara karena tuduhan pembunuhan atasannya. John berkeyakinan istrinya tidak melakukannya. John hanyalah seorang manusia biasa yang terpaksa harus melakukan sesuatu diluar kemampuannya: melanggar hukum dan menyentuh ranah kriminalitas. Memulai usahanya berbekal tips dari seorang mantan narapidana yang beberapa kali berhasil kabur dari penjara Damon Panington (liam nesson).
Kekuatan cinta kepada sang istrilah semua ini john lakukan, hampir selama tiga tahun berjuang penuh pengorbanan. Harta, karier, bahkan keselamatan diri dan keluarga semua dipertaruhkan.

Cerita yang sederhana Separuh awal berjalan agak lambat dan berfokus pada pengembangan karakter Tokoh John, karakter yang dibangun Haggis begitu detail. walau ritme sedikit lambat tapi menarik untuk disimak. Dengan minim pengalaman bagaimana john menyusun sebuah rencana dan pekerjaan yang dilakukan oleh seorang amatiran. Tensi ketegangan mulai meningkat saat john membebaskan Lara dari penjagaan yang ketat dan terjaga samapai akhir film, dibagian inilah Haggis menyuguhkan drama thriller sesungguhnya. Chemistry antara Russell Crowe dan Elizabeth Banks mulai terasa.

Russell Crowe masih manunjukan kemampuan akting yang berkualitas dan kemampuan ini sanggup diimbangi oleh pasangan mainnya Elizabeth Banks. walau hanya tampil sesaat penampilan Liam Nesson setidaknya mampu memberikan warna tersendiri. Terlalu fokus dengan karakter john membuat aktor-aktris pendukungnya terasa terabaikan kecuali Elizabeth Banks dan Ty simpkins.

Walaupun Paul Haggis belum mampu menyuguhkan film se-kualitas crash tapi setidaknya The Next Three Days mampu menyajikan sebuah tontonan yang sangat menghibur


Read More..

Rabu, 08 Desember 2010

Post Festival INAFFF 2010

Selesai diselenggarakan pada bulan November 2010 yang lalu, INAFFF (Indonesia International Fantastic Film Festival) telah sekali lagi berhasil memuaskan kehausan para fanatic genre film Horror, Thriller, Sci Fi, Fantasy dan Anime.

Di Jakarta pada tanggal 16 -21 November, dan di Bandung pada tanggal 26-28 November 2010 INAFFF bersama kurang lebih 11000 fans sejati genre tersebut berhasil menikmati rangkaian acara yang dimulai dari Opening hingga Closing. Perubahan system penjualan tiket yang terjadi juga memberi banyak kemudahan untuk para penonton dalam pembelian tiket. Surpise movie yang digelar pada tanggal 20 November habis dalam waktu 3 jam setelah penjualan tiket dimulai. Penjualan Surprise Movie dengan auditorium tambahan pun memberikan surprise yang sama. Perkembangan pemilihan film pun berubah, di edisi ke 4 kali ini, jumlah penonton yang memadati auditorium tempat diputarnya film film pendek LA Lights dan film utama INAFFF mendapatkan prosentasi yang sama. Jumlah Occupancy Rate (kepadatan penonton) pun meningkat dari tahun sebelumnya menjadi 80%.

Tahun ini tidak lagi hanya genre atau satu dua film yang menjadi sorotan focus para penonton, kehausan dan ke-aktif-an para penonton dalam mencari informasi menjadi satu hal yang menjadi surprise tersendiri, film-film Scandanavian seperti DETOUR/ SNARVEIN (Norwey). RAMMBOCK (German), CORRIDOR & PSALM 21 (Swedia) dan film MILLENIUM TRILOGY ( Sweden ) adalah film yang menjadi pilihan. Film – film dari Negara Sakura seperti RED LINE produksi terbaru dari Mad House, TIME TRAVELLER: The Girl Who Leapt Through Time pun menjadi pilihan utama para penonton.
Sangat mengejutkan bahwa tahun ini dua film bersaing untuk mendapatkan Audience Award sebuah polling dimana para penonton berkesempatan untuk menyuarakan pendapat mereka untuk film yang mereka tonton, The Clinic (Australia) dan Time Traveller (Japan) adalah 2 film yang bersaing ketat dalam perolehan suara. Audience Award tahun ini dimenangkan oleh film The Clinic, dengan perbedaan angka tipis.

Workshop yang digelar tahun ini pada tanggal 20 November 2010 mendapatkan perhatian yang intensif dengan peserta yang lebih spesifik, yakni mereka yang menyukai fotografi dan film. Diana Putri dan Alexander Hartawan adalah dua pembicara yang membantu mensukseskan workshop dengan tema “Photography Workshop – Capturing Horror” Peserta workshop yang berjumlah 100 orang mendapatkan kesempatan untuk sharing mengenai dua bidang tersebut selama 2 jam.

Festival Guest tahun ini adalah TORSTEN HVAS, salah satu penulis film REYKJAVIK WHALE WATCHING MASSACRE (RWWM) ( Iceland). Torsten terbang khusus dari Denmark untuk membuka film nya dan berkomunikasi langsung dengan para penonton.

Berbagai hadiah pun turut memanjakan penonton INAFFF selama festival berlangsung baik di Jakarta dan Bandung . Berbagai macam hadiah seperti pin, t shirt, goodie bags, camera Sony CyberShot, JBL Speaker dan berbagai hadiah lainnya dibagikan selama festival sebagai bentuk terimakasih INAFFF kepada semua pihak yang telah mendukungnya.

Kedekatan dua arah dengan penonton, kekakuan yang ditiadakan, dan kebebasan berekspresi menciptakan nuansa seru, ramah dan penuh kejutan, adalah karakter yang selalu akan dibawa INAFFF 2010 setiap tahun dan di tahun-tahun yang akan datang diharapkan jiwa ini akan mengakar kuat dan meluas hingga menjadikan INAFFF sebagai salah satu festival film di Indonesia yang diperhitungkan di mata dunia Internasional.

Read More..

Rabu, 24 November 2010

UNSTOPPABLE (my review)

Kereta api dengan rangkaian bermuatan bahan kimia beracun dan mudah terbakar melaju kencang tanpa awak, kejadian yang disebabkan kecerobohan masinisnya. Kereta berkode 777 bergerak makin cepat dan bagaikan monster menghantam benda apa saja yang menghalanginya. Situasi akan semakin berbahaya karena kereta tersebut melaju menuju pemukiman dimana terdapat sebuah tikungan tajam yang bisa menyebabkan kereta tergelincir dan dikhawatirkan muatan akan meledak menghacurkan seluruh isi kota, tidak ada seorangpun yang bisa menghentikan laju kereta tersebut.Frank (Denzel Wasinghton) seorang mekanik kereta api yang akan memasuki masa pensiun dan Will (Chris Pine) seorang kondektur muda adalah orang yang mempunyai kesempatan untuk menghentikan teror ini dan mereka bekerja sama bahu membahu dengan mempergunakan kereta lain.

Tak bisa dipungkiri lagi saya harus membandingkan Unstoppable dengan Taking Pelham 123 (TP 123) yang dirilis setahun yang lalu karena Tony scott menggarap dengan "objek" dan bintang utama yang sama meskipun plot yang berbeda. Unstoppable diangkat berdasarkan kisah nyata sementara TP 123 merupakan film yang diadaptasikan dari novel karya John Godey yang pernah diangkat ke layar lebar tahun 1974. Dari segi cerita TP 123 mempuyai alur cerita yang lebih berbobot dengan dialog yang lebih intens. akting Denzel dan John Travolta lebih tereksplorasi sementara Unstoppable lebih banyak menawarkan aksi laga yang lebih menghebohkan. akan tetapi dua-duanya menjanjikan sebuah sajian penuh ketegangan dari awal sampai akhir.

Tony scott punya cara sendiri dalam meramu semua unsur menjadi sebuah sajian film dengan tensi yang cukup tinggi dan terjaga dari awal sampai akhir. Cara yang menjadi ciri khasnya yaitu dengan permainan kamera yang bergerak cepat dan berputar dengan editing yang pas, gambar-gambar yang ngeblur di scene tertentu, ditambah dengan scoring "beraroma" techno yang digarap komposer langganannya Harry Gregson-Williams.
Tony scott termasuk tipikal sutradara yang tidak mau bereksperimen dan terjebak dengan formula-formula diatas dan ini akan terasa sama "Aura"nya di film Man on Fire, De Javu, Taking Pelham 123. tapi mungkin ini kelebihannya yang tidak bisa ditiru sutradara lain dan sejauh ini pula sajian yang dihadirkan masih bisa dinikmati.

RATING


Read More..

Jumat, 12 November 2010

SKYLINE

Suatu malam dikota los Angeles dikejutkan dengan kemunculan sinar dari atas langit. sinar itu muncul dari sebuah benda menyerupai pesawat ruang angkasa. sinar tersebut menghisap manusia, baru disadari keberadaan benda tersebut mengancam kehidupan dan populasi manusia. Sekelompok anak muda yang selesai berpesta semalaman melihat kejadian tersebut dan mereka berusaha menyelamatkan diri.

Membuat sebuah film penuh dengan special effect dengan hasil bagus tentunya membutuhkan biaya yang tidak sedikit. kalau kita bandingkan dengan film-film sejenis dengan tema yang sama sepertiIndependence Day (1995) yang mempunyai budget 75 juta dollar atau War the World (2005), 132 Juta dollar, tapi untuk film Skyline bujet-nya hanya 10 Juta dollar kurang dari 10% dari War the World, tapi hasilnya tidak begitu mengecewakan dan tidak kalah dengan film-film diatas, bahkan robot bertentakel yang hadir di film ini masih kelihatan lebih bagus dari robot bertentakel yang ada War the World. Bisa jadi karena dengan Collin dan Greg (Strause Brothers) yang baru pertama kali menyutradarai film mempunyai basic sebagai special effect yang telah menangani beberapa film sukses seperti The Day After Tommorow, 300 dan Avatar. Sehingga mereka tahu betul memanfaatkan teknologi yang ada walau dengan bujet terbatas.

Tapi Strause Brothers merupakan pendongeng yang buruk dengan cerita yang lemah dan serba tanggung, sepertinya mereka bingung mesti bagaimana cerita dimulai begitupula mengakhrinya. Plot terfokus kepada 5 orang anak muda dan seorang penjaga apartemen dengan dialog-dialog dan konflik diantara mereka terkesan klise. Justru unsur yang terpenting seperti kepanikan penduduk LA yang terancam keberadaannya serta kehadiran angkatan bersenjata yang berjibaku melawan alien terabaikan begitu saja.

Skyline sepenuhnya dibiayai dari kocek mereka sendiri tanpa melibatkan studio besar, karena dari situs yang pernah saya baca mereka tidak suka dengan aturan-aturan yang diberlakukan yang terlalu birokrat termasuk dengan cara meng-cast aktor-aktrisnya.

Skyline bakal dibikin sekuelnya dan saya berharap untuk berikutnya mempunyai cerita yang lebih menarik, budjet yang lebih besar dan tentunya dibintangi oleh actor-aktris yang mumpuni dan terkenal

RATING

Read More..

Rabu, 10 November 2010

SCHEDULE INAFFF 2010





Read More..

Selasa, 09 November 2010

THE SOCIAL NETWORK

Siapa yang tak kenal Facebook?. salah satu jejaring sosial yang sangat popular seantero dunia yang mempunyai keanggotaan kurang lebih 500 juta orang dengan tempo yang sangat singkat, sangat fantastis. Di balik kesuksesan facebook tak lain merupakan hasil kerja keras seorang anak muda bernama Mark zuckerberg. Sukses Facebook peluang bagi Hollywood mengangkat ke layar lebar. Sutradara David Fincher yang sukses menggarap Se7en, Fight Club, Curious Case of Benjamin Button mendapat kesempatan untuk menggarap film ini.
Tapi Fincher tidak menggarap sepenuhnya berdasarkan kisah nyata Zuckerberg tapi dibuat berdasarkan buku karya Ben Mezrich berjudul The Accidental Billionaires. Di film ini digambarkan sosok kelam seorang Zuckerberg (Jesse Eisenberg) yang anti sosial dan angkuh tapi dia seorang yang sangat cerdas, kreatif dan ambisius. kisahnya penuh intrik dan penghianatan sesuai dengan tagline-nya "You don't get to 500 million friends without making a few enemies". Digambarkan pula Zuckeberg pandai memanfaatkan kelebihan teman-temanya seperti Eduardo Saverin (Andrew Garfield) yang kaya sehingga mendapat pinjaman modal dan Sean Parker (Justin Timberlake) yang mempunyai koneksi yang sangat luas.

Dengan durasi 121 menit, Intensitas cerita cukup terjaga dari awal sampai akhir dengan alur cerita flash back dan fincher Memang piawai dengan alur yang satu ini, bisa kita lihat di film-film sebelumnya di Zodiac dan Benjamin button. Scenario yang dibuat Aaron Sorkin berhasil divisualisaikan dengan dialog-dialog yang solid, cepat dan cerdas. Sehingga Saat menonton otak dan mata tidak diberi kesempatan untuk “rehat” dan selalu penasaran selanjutnya bagaimana.

Ending yang buat saya pribadi sedikit surpise adalah dengan hadirnya soundtrack band Favorit The Beatles dengan pilihan judul pas dangan tema film “BABY, YOU’RE A RICH MAN”

kesan saya setelah menonton film ini terhadap sosok Mark Zuckerberg adalah tidak simpati sekaligus kasihan.

RATING

Read More..

Daftar Blog Teman

pump up your life

E2P © 2008 Template by Dicas Blogger.

TOPO