Jumat, 05 Februari 2010

Landscape Pandora, sebuah karya Orisinil-kah?

Membahas film Avatar sepertinya tidak akan pernah habis, salah satu yang menjadikan film ini fenomenal adalah teknologi visual effect yang disajikan. Untuk menghadirkan imaginasi berupa sebuah landscap Pandora dan penghuni bernama na'vi beserta mahluk hidup didalamnya James Cameron harus menunggu kurang lebih 12 tahun untuk mewujudkannya karena tekhnologinya belum memungkinkan pada saat itu. apakah Landsacape Pandora betul-betul murni hasil karya James Cameron atau terinpirasi karya lain?
Buat penggemar musik progresif rock atau Artrock era 80-an mungkin akan familiar dengan seorang pelukis atau ilustrator beraliran surealis Roger Dean, seniman kelahiran inggris tahun 1944 ini medesain cover album untuk beberapa group Rock saat itu seperti , Gun, Yes, Uriah Heep, Gentle Giant, Anderson Buford Wakeman. beberapa karyanya dijadikan inpirasi oleh James Cameron.

Batuan yang membetuk batang yang melengkung dari bawah keatas


Gunung Terapung, Roger Dean menamakannya Flight of Icarus


Hutan dengan pepohonan besar dan sangat lebat


Pohon dengan dahan yang besar dan kokoh



Flying Creature yang bernama Toruk Macto-Avatar penuh motif dengan warna dominan Jingga merah bercak hitam, dan warna hijau tosca bermotif yang dijadikan sebagi tunggangan bangsa Na'vi, sementara di karya Roger dean dijadikan sebagai cover album dari group band YES
yang jelas hasil karya kedua seniman ini dibuat dengan medium yang berbeda, Roger dean tertuang hanya dalam sebuah kanvas atau poster dengan 2 dimensi tapi sangat artitistik, sementara James Cameron lebih canggih dan lebih nyata. Setidaknya mimpi Roger Dean untuk memfilmkan karyanya bisa diwujudkan oleh James Cameron.

Read More..

Rabu, 03 Februari 2010

AVATAR vs TITANIC

Siapa yang tidak kenal dengan James Cameron, Seorang sutradara film yang fenomenal, seorang visioner di bidang teknologi perfilman. Hampir semua orang memperbincangkan film terbarunya Avatar, sebuah film dengan sentuhan seni teknologi visual effects yang sampai saat ini bisa dibilang sempurna.Dengan setting alam Pandora yang indah dimana terdapat mahluk hidup, flora, dan fauna yang sangat mempesona terlihat begitu nyata. Lebih menghebohkannya lagi Avatar (2009) berhasil "menenggelamkan" Titanic (1997) dan memecahkan rekor baru sebagai sebuah film dengan pendapatan tertinggi sepanjang sejarah perfilman dunia dengan perolehan sebesar US$ 1,859 Milliar mungkin bisa bertambah lagi karena masih diputar dibeberapa negara. Sementara Titanic sendiri membakukan pendapatan sebesar US$ 1,843 Milliar. Uniknya lagi film Titanic dibuat juga oleh James Cameron. Artinya James Cameron adalah satu-satunya sutradara film pemegang rekor dunia pendapatan tertinggi dua kali berutut-turut. sudah sepantasnya dia mendapat julukan "King of the World". Yang jadi pertanyaan, secara kualitas mana yang lebih baik Avatar atau Titanic? sempat topik ini menjadi perbicangan hangat di beberapa milis.


Menurut saya pribadi agak sulit membandingkannya karena ini menyangkut kepada soal selera, selain itu genre dan masa yang berbeda, Titanic lebih menonjolkan drama roman, sementara Avatar lebih menonjolkan teknologi visual effects, dibandingkan secara teknologi pun tidak bisa karena dengan rentang waktu 12 tahun jelas teknologi perfilman sekarang lebih maju. Tapi keduanya mempunyai cerita yang sama-sama tidak orisinil, Titanic tidak beda jauh dengan "siti Nurbaya dengan style Hollywood", Avatar terinpirasi dari film Pochantas dan setting alam pandora yang terinpirasi dari karya Artwork era 80-an beraliran surealis Roger Dean.


Mutlak pendapatan Avatar lebih besar daripada Titanic tetapi apabila parameternya adalah dengan banyaknya jumlah penonton kemungkinan bisa berbanding terbalik, bisa jadi Titanic mempunyai jumlah penonton yang lebih banyak. Asumsinya banyaknya pendapatan akan berbanding lurus dengan jumlah penonton tapi itu tidak selalu karena beberapa faktor, antara lain :
  1. Harga tiket sekarang lebih mahal belum lagi ditambah dengan format 3D yang jauh lebih mahal perbandingannya bisa 1 : 10
  2. Inflasi
  3. Saat ini orang memperoleh film lewat DVD bajakan atau donlotan dengan mudah dan cepat
Saya tidak menemukan data berdasarkan jumlah penonton, berbeda dengan perfilman Indonesia yang cenderung diukur dari jumlah penonton bukan pendapatan. Dengan pola ini mungkin bisa lebih objektif.


Setidaknya Film Avatar dan Titanic adalah dua contoh film yang sukses disegala bidang, artinya baik secara pemasaran maupun kualitas ini terbukti dari banyaknya penghargaan yang diperoleh. Film Titanic diajang Academy award tahun 1998 memperoleh 11 piala oscar dari 14 yang dinominasikan, sementara untuk penyelenggraan Academy Award tahun ini yang ke 82 menurut kabar terakhir Film Avatar memperoleh 9 nominasi Oscar untuk kategori : Best Picture, Directing , Sinematography, Film Editing, Art Direction, Original Score, Sound mixing, Sound Editing, dan Visual Effect, Apakah Film Avatar akan memborong semua kategori yang diperoleh, kita tunggu perheletannya tanggal 7 Maret mendatang.

Read More..

Senin, 25 Januari 2010

RUMAH DARA

Film horor lokal tidak pernah lepas dari Pocong, kuntilanak, gendorewo, tuyul, sundel Bolong dengan aroma dunia supranatural atau mistis sangat kental. Stereotip ini begitu melekat di film-film horor indonesia sejak dulu. Ditambah dengan bumbu-bumbu adegan sex dan wanita-wanita sexy dengan pakian minim menambah imej sebagai film berselera rendahan, tapi justru secara komersil film ini sangat laku dipasaran. Para produser film tahu betul selera sebagian besar masyarakat kita yang suka dengan yang berbau hantu dan mistis, maka mereka berlomba-lomba membuat film horor . taka ayal lagi tiga tahun terakhir ini bioskop-bioskop kita dibanjiri film dengan main Character hantu.


Adalah Timo & Kimo atau disebut Mo brothers dua sineas muda mencoba membuat satu film horor yang menerabas arus yang selama ini menjadi pakem film-film horor lokal dan menjadikan film horor lokal yang berbeda. Film Bertajuk Rumah Dara mengklaim dirinya sebagai film pertama di indonesia yang bergenre slasher (sub genre dari genre horor tanpa menampilkan hantu dengan menawarkan teror dan kengerian berupa penyiksaan secara fisik yang dilakukan secara sadis dan brutal dan pelakunya mengalami kelainan kejiwaan). di luar Negeri sudah dulu berkembang dan bisa dibilang cukup sukses seperti Saw, Hostel, Texas Chainsaw Massacre.


Cerita dimulai ketika kelompok anak muda Ladya (Julie Estelle), Adjie (Aryo bayu), Astrid (Sigi Wimala), Jimi (VJ Daniel), Eko (Dendy Subangil) dan Alam (Mike Lucock) sedang melakukan perjalanan dari Bandung menuju Jakarta. Namun ditengah perjalanan, mereka hampir menabrak Maya. Maya menceritakan kalau dia merupakan korban perampokan. Karena kasihan, kelompok Anak muda itu kemudian mengantar mereka ke rumah Maya. Disinilah kemudian cerita terus bergulir memacu adrenalin hampir tanpa henti. Pembantaian demi pembantaian disajikan dengan nyata dan berdarah-darah.
Alur cerita yang tidak terlalu rumit dan sederhana dengan ending yang mudah ditebak, memang film genre ini lebih mengedepankan Teror dan sadistis secara totalitas dengan adegan dibuat senyata mungkin. Secara keseluruhan Mo brothers berhasil meramu itu semua menjadi satu tontonan yang menarik dan bisa dinikmati oleh penonton yang khusus menggemari genre ini.



Sebelum dirilis di negara sendiri tanggal 22 Januari 2010, Rumah dara terlebih dahulu melanglangbuana ke berbagai festival international seperti Fantastic fest di Los Angles AS (2009), Fantastic Film Festival Germany (2009) serta Puchon International Fantastic Film Festival di Korea (2009). Di Festsival Puchon ini Shareefa Danish yang memerankan Ibu dara dinobatkan sebagai the Best Actress. Ini merupakan angin segar bagi perfilman indonesia khususnya genre horor dengan varians yang berbeda. Akan tetapi menurut analisa saya perkembangan tidak akan sebesar film-film yang bermain di jalur mainstream dikarenakan para penggemar genre slasher sangat segmented ditambah dengan banyaknya guntingan sensor yang bisa mengurangi kenikmatan menonton. Selain diputar di pertunjukan reguler genre slasher akan bertambah eksis apabila diputar di banyak festival yang mempunyai penggemar khusus, seperti di INAFFF 2009 beberapa waktu yang lalu.

Memorabel Quotes : "Mereka Menginginkan kalian, karena membuat hidup mereka jadi lebih lama, ya kamu pernah nyoba... ENAAAK KAAAN ?????


Rating : 8/10

Read More..

Minggu, 17 Januari 2010

HARI UNTUK AMANDA

Dilembaran baru di tahun 2010 diawali dengan menonton sebuah film karya anak bangsa berjudul " Hari Untuk Amanda" film yang bergenre drama percintaan. Dan untuk pertama kalinya pula nonton karena terpaksa. lho kenapa?.... Sebenarnya saya tidak tertarik untuk menonton film ini, tapi berhubung diwajibkan oleh perusahaan tempat saya bekerja..wait!!! lho apa urusannya kantor mewajibkan karyawannya menonton film ini?... yup urusannya untuk mendukung promo film tersebut karena yang bikin salah satu anak perusahaan tempat saya bekerja... tapi okelah anggap saja tugas kerja lagian dibayarin lagi....

Amanda yang menjadi tokoh sentral di film ini adalah seorang gadis cantik tapi plin-plan yang sebentar lagi akan dinikahi pacarnya yang bernama Doddy. Karena kesibukan kerjanya Doddy tidak bisa membantu Amanda mempersiapkan pernikahannya. Di saat itu munculah mantan pacar Amanda yang bernama Hari yang telah dipacarinya selama 8 tahun dan siap menemani Hari-harinya Amanda mempersiapkan pernikahannya... di saat itu pulalah keplin-planan seorang wanita muncul ..

Saya sendiri tidak bisa menilai film ini apa bagus atau tidak, atau setidaknya bisa terhibur.. saya rasa tidak...... yang dirasakan hambar ibarat makan sayur tanpa garam, kalo orang sunda bilang Tiis Jeung cemplang".

Read More..

Minggu, 13 Desember 2009

Mary & Max.


Bermula dari sebuah kisah bersetting tahun 1976 tentang persahabatan antara seorang gadis kecil berusia 8 tahun bernama Mary Daisy Dingkle dengan seorang pria bernama Max Jerry Horovitz yang berusia 44 tahun.

Mary Dingkle tinggal dipinggiran kota Melbourne, Australia. Dia seorang gadis yang kesepian, aktivitas sehari-harinya menonton serial Noblet di TV dan hobby minum susu kental manis. Ayahnya seorang buruh pabrik dan ibunya seorang ibu rumah tangga yang alkoholic.
Max Horovitz adalah pria Amerika keturunan Yahudi yang tinggal sendirian di wilayah pemukiman kumuh Kota New York, dia mengalami Sindrom Asperger (kalo tidak salah merupakan Autis tanpa disfungsi bahasa), hari-harinya dihabiskan dengan menonton serial TV Noblet dan hobby-nya makan Hot Dog Coklat.


Suatu hari mary menemani ibunya ke sebuah kantor pos, sambil menunggu mary membolakbalikan sebuah buku telepon dan secara acak di menunjuk sebuah nama untuk dijadikan teman pena, yaitu : max Jerry Horovitz. Sesampai di rumah dia mulai menulis surat dan persahabatan beda generasi dan beda benua dimulai. untuk pertama kalinya Max begitu senang disurati oleh sorang gadis kecil. Ternyata persahabatan yang dijalin hanya melalui surat yang berlangsung kurang lebih 20 tahun mengalami pasang surut. Kadang masin-masing setelah membaca surat mengalami stress, depresi, marah, kecewa dan sedih. yah itulah namanya persahabatan tidak selalu indah..


Ditengah gempuran studio besar seperti Pixar ataupun Walt Disney yang banyak menyuguhkan cerita yang mainstream penuh dengan keceriaan yang digambarkan dengan warna warni yang cerah, film animasi karya Sutradara Adam Elliot ini berbeda dibuat berdasarkan kisah nyata dengan teknik Stop motion Clay Animation. menggambarkan penceritaan yang sederhana dan menyentuh bahkan penuh getir dengan dialog-diaolog yang natural tapi tajam. Desain karakter yang sederhana dan unik. Penggambaran warna abu-abu yang dominan untuk setting max sedangkan untuk mary dominan coklat, hal ini mewakili gambaran perasaan tokohnya yang cendrung kesepian, rendah diri, muram, bimbang dan penuh kekecewaan. Ada plot hole yang saya lihat adalah perubahan secara fisik tokoh Max dari usia 44 tahun dengan usia 20 tahun kemudian tidak ada perubahan, tapi itu masih bisa termaafkan. Tokoh max diisi suara dengan bagus oleh aktor watak Philip Seymour Hoffman sedangkan Mary kecil oleh Bethany Whitmore dan mary dewasa oleh Toni Collette. Sayang film animasi ini sangat tidak cocok untuk dikonsumsi anak-anak.

Memorabel Scene : Saat Mary akan melakukan gantung diri sambil menyanyikan lagu Que Cera Cera...

Rating : 8,5/10

Read More..

Selasa, 01 Desember 2009

REC 2


Sukses menjadi film terlaris di spanyol sepanjang tahun 2007, tahun 2009 dibuat sequelnya dan tahun 2008 hollywood me-remake film ini dengan judul Quarantine. Di film pertama dikisahkan hilangnya seorang reporter TV dalam sebuah apartemen yang dikarantina oleh Departemen Kesehatan yang disinyalir terdapat virus ganas yang merubah penghuninya menjadi monster. Di REC 2 dikisahkan 4 orang anggota SWAT dibantu oleh seorang dokter masuk dalam apartemen tersebut untuk menyelidiki apa yang terjadi. Ternyata dibalik itu sang dokter mempunyai misi khusus yaitu ....eitss…SPOILER…
Temanya biasa dan sederhana tetapi sutradara Jaume Belaguero dan Paco plaza berhasil membangun ketegangan yang mencekam dan kengerian dengan pola pengambilan gambar handheld atau mungkin Head Cam dimana kameranya diletakan di helm salah satu anggota SWAT. Walau dengan gambar bergoyang-goyang dan beberapa kali kameranya jatuh sehingga penonton bisa melihat dengan posisi miring, saya masih bisa menikmati dan tidak sepusing seperti di film Cloverfield. Seolah penonton “diajak” untuk ikut serta dalam teror yang mencekam yang ditebar manusia ganas.
Saya menonton di INAFFF di Blitz PVJ Bdg, engga nyangka sold Out…beruntung pas datang saya dpt 1 tiket terakhir padahal datang 2 jam sebelum main. 90% adalah penonton ABG dan saya yang termasuk 10% he..he...(Berasa banget kalo udah tua) Gilanya Penontonnya ekspresif banget.. setelah film selesai penonton memberikan appluse. (jadi inget waktu kecil nonton dimisbar). Kayak gini enaknya kalo nonton film di event festival, filmnya bagus atau jelek penonton tetap apresiatif.

Languange : Spain

Subtitle.......: English

Rating.........: 7,5/10




Read More..

Sabtu, 14 November 2009

Festival Film Eropa 2009


Beberapa hari yang lalu saya sempatkan menyaksikan 2 film di event Festival Film Eropa 2009 :

1. BEST EUROPEAN SHORTS 2
merupakan kumpulan beberapa film pendek terbaik se-eropa yang terdiri dari lima film (Dogum, Alba, Sand, Traffic, dan Hey SOS), yang terakhir saya tidak sempat nonton. keempat film tersebut mempunyai gaya penceritaan secara personal.

Dogum (turki)
Dogum artinya kelahiran. film ini menceritakan sisi psikologis pasca melahirkan dari seorang ibu muda. mengalami keterangsingan dalam menghadapi lingkungannya bahkan terhadap bayinya sendiri. seharusnya momen ini menjadi bagian yang terindah dan tak terlupakan dalam kehidupannya.

Alba (Italia)
Alba adalah sebuah dongeng indah yang terjadi di masa kini. Bahkan di sudut tergelap dunia. Selalu ada masa depan yang lebih baik jika kita percaya dan mau berjuang. Film pendek ini secara cerdas mengkombinasikan film dan animasi yang menggambarkan mimpi-mimpi seorang anak yang sedang sakit. Suasana rumah sakit yang suram berubah suasana penuh dengan warna-warni dan petualangan. film yang minim dialog bisa dikomunikasikan dangan baik ke penonton lewat permainan animasi yang sederhana dan scoring yang bisa menggambarkan suasana hati si anak.

Sand (Belanda)
Tema yang sangat umum. bercerita soal kedekatan seorang gadis kecil yang bernama isabel dengan ayahnya bernama Luuk yang berprofesi sebagai supir truk, dimana luuk dengan istrinya telah bercerai. pada suatu hari luuk dihadapkan pada situasi yang baru dan tak terduga, ia kehilangan kontrol.

Traffic (Rumania)
Seorang eksekutif muda terjebak dalam kemacetan lalu lintas menuju sebuah rapat bisnis. ia punya waktu 20 menit, daripada terbuang percuma dia manfaatkan untuk mengirim foto diri ke anaknya dan mentrakatir seorang gadis penjual soft drink secangkir kopi di sebuah kedai.


2. TELSTAR (Inggris)
kisah nyata yang lebih aneh dari fiksi mengenai jatuh bangunnya pionir pop inggris yang diungkapkan secara satiris dari sisi kehidupan seorang Joe Meek. Berlatar belakang dunia musik sebelum masa keemasan group legendaris the beatles di awal atahun 1960-an. Meek memulai kariernya dengan memprodukasi lagu hitnya yang dipopulerkan lewat group band the Tornados. Salah satu lagunya, Telstar berhasil membakukan penjualan terbesar di masanya dan lagu inggris pertama yang menduduki peringkat nomor satu di tangga lagu Amerika serikat. Joe Meek yang diperankan oleh Aktor Inggris Con O'Neill adalah seorang seorang produser musik sekaligus pencipta lagu yang jenius yang bisa menciptakan lagu-lagu yang aneh tapi indah. sukses di karier tidak sesukses kehidupan pribadinya, Meek adalah seorang gay yang mengkencani salah satu personil the Tornados. kehidupannya berakhir dengan sangat tragis.

Film berdurasi 114 menit yang disutradarai Nick Moran terasa biasa dengan pace yang lambat. Dibintangi salah satu bintang hollywood papan atas kevin spacey yang berperan sebagai Major Banks seorang produser rekaman. Ternyata salah satu personil The tornados adalah Ritchie Blackmore yang sekarang kita kenal sebagai vokalis dan gitaris band rock terkenal tahun 70-an Deep Purple.

satisfactions 65%

Read More..

Daftar Blog Teman

pump up your life

E2P © 2008 Template by Dicas Blogger.

TOPO